Blackberry.
Dulu kamu hanya dapat saya gambarkan sebagai pelengkap atau toping makan pagi
saya. Blackberry. Dulu kamu teman maple sauce pancakes saya. Blackberry. karena
kamulah saya tak begitu menyukai pancakes original. Blackberry. Karena kamu
punya rasa tersendiri, tapi ketika kamu bercampur dengan maple sauce saya, rasa
manis dan rasa kamu bercampur seimbang. Blackberry. Kamu dan kopi tak lupa jadi
pembuka pagi saya.
Itu
dulu...sebelum kamu punya hak paten dari pabrik...sebelum orang mengenalmu
dengan arti kepintaraanmu. Dan sekarang, ketika saya pergi ke kedai
pagi...pelayaannya suka ketawa mendengar namamu kusebut. Seakan sekarang kamu
menjadi bahan olok-olokan para pelayan kedai.
Satu
kali saya datang lalu mengambil tempat duduk di salah satu pojok kedai, pelayan
kedai menghampiri dan menanyakan pesanan saya, tentu saja saya menambahkan
namamu...tiba-tiba wajah si pelayan berubah
seakan menahan tawanya....Tak selang beberapa menit dia kembali dan
membawa pesanan saya. Saya dongkol tak ada kamu diatas pancakes saya.... si
pelayan bilang “Ini pesanannya...”saya mencoba mengkoreksinya “lalu dimana
Blackberry saya ???” dan apa yang dibilang pelayan tadi “Miss, your Blackberry still on the market stores....,” sambil menunjuk toko ponsel yang ada di depan kedai lalu
pergi begitu saja. Untung hari itu April fools jadi saya terpaksa tak boleh marah pada
pelayanan tersebut.
BlackBerry.
Ya . Itulah nama ponsel yang baru-baru ini jadi trend tidak hanya di negeri
asalmu kanada saja. Kesuksesan kamu juga yang membawa era baru dalam pasar
ponsel dunia. Banyak phone company legal, semi maupun nonlegal membuat tiruan
sepertimu. Tapi kamu tetap mempesona dengan dirimu. Bahkan di Indonesia, kamu
dinobatkan sebagai most fabulous Smartphone 2011. Banyak orang yang
memperebutkanmu, dari yang baru maupun secondhand sekalipun.
Kamu
laris manis bak kacang rebus teman makan kalau ada layar tancap di desa maupun
dusun. Apalagi, ketika company kamu mengadakan bazar setengah harga BlackBerry
baru dari mulai seri yang baru sampai lama. Tapi pelaksanaan dan pengamanan
yang buruk membawa beberapa orang lemas karena desak-desakan dan berdiri lama.
Sepopulerkah kamu di tahun 2011 ? Dan kenapa harus BlackBerry ?? Apa ini karena
steve jobs yang ternyata lebih dulu punya Apple ???
Mempunyai
smartphone itu keren...itu kata teman-teman saya. Dan ini menimbulkan tiga versi
yang berbeda dalam diri saya. Versi pertama kereen karena ponsel semacam ini
tepat buat teman-teman dengan mobilitas mereka yang tinggi, designnya yang
kecil tp muat ape ajeeee......, keypad qwerty-nya yang memudahkan mereka
berkirim e-mail atau open sources lainnya, dan mengkomunitaskan para users-nya
dengan BlackBerry Messenger dan pin di setiap ponsel nya.
Atau
versi kedua....kereen karena punya BlackBerry, Kereen karena setiap kita update
status di Facebook akan ada lambang Blackberry, kereen karena punya komunitas
para users-nya seperti golden ticket menuju Willy Wonka itu loh film tentang
pabrik chocolate millik si Johny deep. Eh salah ! milik si nikita willy...
tanpa si nikita madsudnya!!!! hihihi....Dan kereen karena di setiap user hangout
kemana aja pasti gampangannya “Pin BB lo berapa....???” alhasil teman BB kita
banyak tidak peduli mereka siapa dan bagaimana mereka berkenalan dengan user
itu sendiri.
Jaman
sekarang yang penting harus unjuk gigi....bukan gigi kuning karena kebanyakan
minum kopi seperti saya, tapi ujuk gigi alias terkenal seantero users
BlackBerry mujur bisa dapat pin BB artis biar bisa diorbitin sekalian. Kalau
versi kedua ini sering kali saya lihat pin BB mereka dipasang di status social
network manapun tanpa dikhususkan atau di-hide dan tidak ditaruh di applikasi
mail mereka.
Tapi
orang kan tidak oleh suuzhon, maka harus lihat dari sisi positive-nya juga kan
, mungkin ini yang bisa saya tarik, mereka hanya cari mudahnya saja....ya kan
??? Seperti ketika berbalas comment, yang awal status tak terhide ya sudah kemudian
si pin ikut-ikutan tak terhide....Repot kalau harus buka applikasi mail hanya
untuk nulis pin....Pasang pin di status....ini memudahkan mereka karena ketika
ada yang nge-add, user akan diberi dua pilihan approve or denied....jadi kalau
ada yang gak kenal ya tinggal di-denied saja. User yang rese juga bisa di
delete kok, Gitu aja kok repot !!! Asal saya tidak ditimpukin sendal..saja !!
Bagaimana
dengan versi ke tiga ??? kalau veri ke
tiga ini saya khusus kan buat diri sendiri aja. Pertama saya bukan atau mungkin
belum menjadi salah satu user bagi Blackberry. Mobilitas saya masih di lingkup
kampus....kost...kampung ---- kampung....kost... kampus. Tugas kuliah masih di
dominan paper print or hand-in jarang yang tiba-tiba minta di e-mail segera.
Soal komunitas, social network pass buat saya. pass ada Friendster sign in,
pass ada Facebook Login, pass ada Twitter follow, pass ada Tumblr reblog. Dan
yang paling gemesnya saya masih kurang sreg dengan konsep yang diusung yaitu
smartphone. Pernah satu kali menggunakannya dan apa yang terjadi semua e-mail,
kontak e-mail,YM, foto, blog semuannya diringkas di satu ponsel. Itu yang masih
aneh di diri saya. Kenapa ? Tidak tahu dan gak mau tahu karena saya rasa itu
masalah saya hahahaha........
Mungkin
sebagian teman-teman menganggap saya ada-ada saja atau semacamnya. Karena tahu
ponsel apa yang setiap kali saya bawa ke kampus....ponsel saya tidak smart,
murah, bisa dibilang KW-sekiannya BlackBerry karena cuma dari jauhlah ponsel
saya terlihat seperti itu, dan kadang ponsel saya juga suka stress dan gila
seperti user nya. Ya minimal bisa buat si sok-sial network ini googling di
yahoo kalau lagi ujian, bisa bolak balik Facebook-Twitter atau berkirim pesan
dengan keypad qwerty yang ada...lebih cepat dan simple.
Kenapa
saya tiba-tiba membahas tentang BlackBerry ?? Apa ini gara-gara ada status pin
yang tiba-tiba muncul ?? Status siapa ?? kakak? teman ? kekasih ? friend for
benefit ? Secret admired ? atau hanya
anak alay saja ??? ya whatever he is lah, yang jelas status itu mungkin akan
menimbulkan butterfly effect pada BlackBerry-nya alias hang or overload dan dia
akan kelelahan memlih antara dua pilihan approve or denied karena pasti banyak
yang tak dia kenali. Bagaimana dengan saya ??? akankah saya di approve ??
definitely...Maybe karena saya belum meng-add jadi masih ada 50:50. Overall,
BlackBerry just fruit for me now...and always friends of my maple sauce
pancakes.
Semarang,4 January 2012,6:15:33 PM
ost. A thousand miles by Vannessa Calton
Tidak ada komentar:
Posting Komentar