2.15.2012

When BlackBerry just not Fruits


Blackberry. Dulu kamu hanya dapat saya gambarkan sebagai pelengkap atau toping makan pagi saya. Blackberry. Dulu kamu teman maple sauce pancakes saya. Blackberry. karena kamulah saya tak begitu menyukai pancakes original. Blackberry. Karena kamu punya rasa tersendiri, tapi ketika kamu bercampur dengan maple sauce saya, rasa manis dan rasa kamu bercampur seimbang. Blackberry. Kamu dan kopi tak lupa jadi pembuka pagi saya.
Itu dulu...sebelum kamu punya hak paten dari pabrik...sebelum orang mengenalmu dengan arti kepintaraanmu. Dan sekarang, ketika saya pergi ke kedai pagi...pelayaannya suka ketawa mendengar namamu kusebut. Seakan sekarang kamu menjadi bahan olok-olokan para pelayan kedai.
Satu kali saya datang lalu mengambil tempat duduk di salah satu pojok kedai, pelayan kedai menghampiri dan menanyakan pesanan saya, tentu saja saya menambahkan namamu...tiba-tiba wajah si pelayan berubah  seakan menahan tawanya....Tak selang beberapa menit dia kembali dan membawa pesanan saya. Saya dongkol tak ada kamu diatas pancakes saya.... si pelayan bilang “Ini pesanannya...”saya mencoba mengkoreksinya “lalu dimana Blackberry saya ???” dan apa yang dibilang pelayan tadi “Miss, your Blackberry still on the market stores....,” sambil menunjuk toko ponsel yang ada di depan kedai lalu pergi begitu saja. Untung hari itu April fools jadi saya terpaksa tak boleh marah pada pelayanan tersebut.
BlackBerry. Ya . Itulah nama ponsel yang baru-baru ini jadi trend tidak hanya di negeri asalmu kanada saja. Kesuksesan kamu juga yang membawa era baru dalam pasar ponsel dunia. Banyak phone company legal, semi maupun nonlegal membuat tiruan sepertimu. Tapi kamu tetap mempesona dengan dirimu. Bahkan di Indonesia, kamu dinobatkan sebagai most fabulous Smartphone 2011. Banyak orang yang memperebutkanmu, dari yang baru maupun secondhand sekalipun.
Kamu laris manis bak kacang rebus teman makan kalau ada layar tancap di desa maupun dusun. Apalagi, ketika company kamu mengadakan bazar setengah harga BlackBerry baru dari mulai seri yang baru sampai lama. Tapi pelaksanaan dan pengamanan yang buruk membawa beberapa orang lemas karena desak-desakan dan berdiri lama. Sepopulerkah kamu di tahun 2011 ? Dan kenapa harus BlackBerry ?? Apa ini karena steve jobs yang ternyata lebih dulu punya Apple ???
Mempunyai smartphone itu keren...itu kata teman-teman saya. Dan ini menimbulkan tiga versi yang berbeda dalam diri saya. Versi pertama kereen karena ponsel semacam ini tepat buat teman-teman dengan mobilitas mereka yang tinggi, designnya yang kecil tp muat ape ajeeee......, keypad qwerty-nya yang memudahkan mereka berkirim e-mail atau open sources lainnya, dan mengkomunitaskan para users-nya dengan BlackBerry Messenger dan pin di setiap ponsel nya.
Atau versi kedua....kereen karena punya BlackBerry, Kereen karena setiap kita update status di Facebook akan ada lambang Blackberry, kereen karena punya komunitas para users-nya seperti golden ticket menuju Willy Wonka itu loh film tentang pabrik chocolate millik si Johny deep. Eh salah ! milik si nikita willy... tanpa si nikita madsudnya!!!! hihihi....Dan kereen karena di setiap user hangout kemana aja pasti gampangannya “Pin BB lo berapa....???” alhasil teman BB kita banyak tidak peduli mereka siapa dan bagaimana mereka berkenalan dengan user itu sendiri.
Jaman sekarang yang penting harus unjuk gigi....bukan gigi kuning karena kebanyakan minum kopi seperti saya, tapi ujuk gigi alias terkenal seantero users BlackBerry mujur bisa dapat pin BB artis biar bisa diorbitin sekalian. Kalau versi kedua ini sering kali saya lihat pin BB mereka dipasang di status social network manapun tanpa dikhususkan atau di-hide dan tidak ditaruh di applikasi mail mereka.
Tapi orang kan tidak oleh suuzhon, maka harus lihat dari sisi positive-nya juga kan , mungkin ini yang bisa saya tarik, mereka hanya cari mudahnya saja....ya kan ??? Seperti ketika berbalas comment, yang awal status tak terhide ya sudah kemudian si pin ikut-ikutan tak terhide....Repot kalau harus buka applikasi mail hanya untuk nulis pin....Pasang pin di status....ini memudahkan mereka karena ketika ada yang nge-add, user akan diberi dua pilihan approve or denied....jadi kalau ada yang gak kenal ya tinggal di-denied saja. User yang rese juga bisa di delete kok, Gitu aja kok repot !!! Asal saya tidak ditimpukin sendal..saja !!
Bagaimana dengan versi ke tiga ???  kalau veri ke tiga ini saya khusus kan buat diri sendiri aja. Pertama saya bukan atau mungkin belum menjadi salah satu user bagi Blackberry. Mobilitas saya masih di lingkup kampus....kost...kampung ---- kampung....kost... kampus. Tugas kuliah masih di dominan paper print or hand-in jarang yang tiba-tiba minta di e-mail segera. Soal komunitas, social network pass buat saya. pass ada Friendster sign in, pass ada Facebook Login, pass ada Twitter follow, pass ada Tumblr reblog. Dan yang paling gemesnya saya masih kurang sreg dengan konsep yang diusung yaitu smartphone. Pernah satu kali menggunakannya dan apa yang terjadi semua e-mail, kontak e-mail,YM, foto, blog semuannya diringkas di satu ponsel. Itu yang masih aneh di diri saya. Kenapa ? Tidak tahu dan gak mau tahu karena saya rasa itu masalah saya  hahahaha........
Mungkin sebagian teman-teman menganggap saya ada-ada saja atau semacamnya. Karena tahu ponsel apa yang setiap kali saya bawa ke kampus....ponsel saya tidak smart, murah, bisa dibilang KW-sekiannya BlackBerry karena cuma dari jauhlah ponsel saya terlihat seperti itu, dan kadang ponsel saya juga suka stress dan gila seperti user nya. Ya minimal bisa buat si sok-sial network ini googling di yahoo kalau lagi ujian, bisa bolak balik Facebook-Twitter atau berkirim pesan dengan keypad qwerty yang ada...lebih cepat dan simple.
Kenapa saya tiba-tiba membahas tentang BlackBerry ?? Apa ini gara-gara ada status pin yang tiba-tiba muncul ?? Status siapa ?? kakak? teman ? kekasih ? friend for benefit ? Secret  admired ? atau hanya anak alay saja ??? ya whatever he is lah, yang jelas status itu mungkin akan menimbulkan butterfly effect pada BlackBerry-nya alias hang or overload dan dia akan kelelahan memlih antara dua pilihan approve or denied karena pasti banyak yang tak dia kenali. Bagaimana dengan saya ??? akankah saya di approve ?? definitely...Maybe karena saya belum meng-add jadi masih ada 50:50. Overall, BlackBerry just fruit for me now...and always friends of my maple sauce pancakes.

Semarang,4 January 2012,6:15:33 PM
ost. A thousand miles by Vannessa Calton

Tidak ada komentar:

Posting Komentar