4.17.2012

Venus: Letter to Mars and Ankhises


Berpuisi…
Bersastra…
Bermain kata…
Itu kesukaan saya…
Tetapi semu pada realita…
Menjadikan puisiku meredam rasa…
Alhasil, tumpah seperti muntahan sisa…
Sekarang….
Saya sendiri bingung mengapa saya mempunyai addicting tersendiri ketika saya merangkai kata… melukis kata… mengukir kata… menjadikannya cantik…  mempesona… teka-teki... dan punya arti… serta madsut didalamnya…
Mungkin ini karena Ibu-Bapak saya...dan sekeliling saya ketika kecil…Dulu ibu saya menyanyikan lagu lullaby....kalau ibu sedang dinas ke luar kota apa capek selesai bekerja Bapak-lah yang gantian cerita lullaby…Onang2 …kalau kedua-nya ke luar kota Mbah Tik…yang cerita tentang kleting kuning atau Buto hijau…Sedangkan Nenek-Kakek lebih suka cerita tentang pergolakan di tahun awal kemerdekaan…
Itu yang membuat saya berbayang… melayang… dibawa ke Time Traveling…Dari TK-Sekarang pelajaran yang saya suka adalah mengarang…dan ketika SMP mulailah saya menaruh hati pada satu buku ‘AKU’ karya Sumandjaya disitulah saya tertarik berpuisi… Chairil Anwar sungguh piawai melukis kata…menjadi cantik dan bermakna…
Saya terkagum…dan mengikutinya…sampai satu kali saya mengagumi mahluk ciptaan Tuhan yang punya derajat sama dengan saya tapi berbeda fisik…Maka saya berpuisi untuknya…
Tak habis fikir saya !!! puluhan kertas dan terkadang saya tulis di kertas cantik nan wangi…hanya untuknya…dan tak habis fikir pula tidak hanya dia tapi juga segala macam saya puisikan… Saya sampai heran bertanya-tanya kenapa saya berpuisi ??? Usut punya usut ternyata Bapak saya juga suka berpuisi…untuk dirinya…Nenek-Kakek…Saudara…Bahkan Ibu Saya…dan Negara…. Tapi tak pernah tergaung…membahana…
Seperti Bapak…kami berbayang pada realita…berpuisi hanya untuk kepuasan batin kami…berpuisi hanya untuk menrepresentasikan pembenaran dalam diri… memuja keidahan… mencurahkan hati… meredam emosi… menuangkan pikiran
3 tahun saya tak berpuisi…saya rindu…maka saya bunuh dengan merangkai kata…menciptakan alur dan setting kehidupan… dan saya post ke blog…hanya untuk mengurangi memori dalam computer saya… :P
Kini saya mulai berpuisi kembali…melukis kata nan cantik…berpuisi untuk Kopi berpuisi untuk teh… yang saya cari hanya damai dan pembenaran diri… dengan begitu saya lega… walau masih dalam persimpangan…Tak ada yang mendekat juga tak ada yang menjauh…semua Nampak semu maka saya berpuisi dengan dalih saya tetap bahagia… saya tetap punya teka-teki...yang cepat atau lambat menemui arti dan madsut…dan pembenaran hakiki…
Semarang, March 30, 2012, 10:31:12 PM
Ost. Over You –Tantri feat alm. Mas Havez
Ps : Jane piye to ???? Aku bingung ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar