4.15.2013

+17 tahun: is everyone have sixth sense?


Pancaindra…
Kata orang biologi
Jumlahnya lima
Tapi….
Buatku  jumlahnya enam
@Smooth Cappuccino
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hari ini panas terik diluar, jam istirahat kedua mulai usai. Jemima dan teman-teman bergegas masuk kelas. Ya. Jam terakhir di hari Senin, membuat Jemima dan teman-teman menunggu. Menunggu bapak Biologi mereka. Namanya Pak Ares, orangnya berperawakan tinggi, gagah serta masih bujang…mungkin umurnya sama dengan kakak Jemima yang besar, ya kira-kira 24 tahun lah.
Pak Ares, guru muda di sekolah menengah pertama yang letaknya dekat dengan pesisir pantai…kadang kalau terik matahari sangat menyeringai, angin lautlah yang meredam hawa panas. Pak Ares yang muda, pintar, dan gaul dijadikan idola para murid perempuan yang sedang beranjak dewasa itu.
Siang ini Pak Ares akan memperkenalkan tentang Pancaindra. Kelima Panca ciptaan Tuhan untuk manusia. Anak-anak begitu antusiasnya ingin mendengar Pak Ares bercerita dan memperkenalkan kelima panca tersebut.
Mulailah Pak Ares menyebutkan satu per satu kelima panca tersebut. Dengan badannya ia memperagaakan diri bak model. Memegang kelima panca indranya, dan Jemima beserta teman-teman memperhatikan lekat-lekat bagaimana Pak Ares mengidentifikasi satu per satu. Pak Ares mulai menggerakkan tanganya menuju indra penglihat yaitu mata, kemudian ia menggeserkan pada indra pendengar yaitu telinga, merangkak lagi menuju indra pembau atau pencium yaitu hidung, kemudian menyebutkan indra yang keempat yaitu lidah sebagai indra pengecap, dan yang terakhir kulit sebagai indra peraba.

Kemudian Pak Ares mulai bercerita tentang fungsi-fungsi yang dihasilkan oleh kelima pancaindra kita. Dari fungsi utama mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium, lidah untuk merasa serta kulit untuk meraba sampai ke fungsi-fungsi kususnya.
Semua anak seakan-akan tersihir oleh Pak Ares, dengan seksama mereka memperhatikan setiap gerak bibir Pak Ares. Setiap catatan penting akan mereka salin sepenuhnya di buku  catatan mereka. Tetapi, ada satu anak yang sedari tadi hanya mendengar Pak Ares dengan raut muka bertanya-tanya. Ya. Siapalagi kalau bukan Jemima.
Jemima itu anak yang sangat penuh penasaran dan meyakini apa pembenarannya. Jemima meyakini bahwa  manusia itu diciptakan dengan 6 indra bukan 5. Maka, setelah Pak Ares menutup penjelasannya dan melempar tanya kepada teman-teman, Jemima-lah yang segera ambil langkah besar dengan tunjuk tangan tinggi-tinggi.
Jemima menanyakan pada Pak Ares tentang indra ke 6. Kemudian Pak Ares kembali bertanya pada Jemima seperti ini “Lalu Jemima apa yang kamu yakini tentang indra yang ke-6?” Dengan lantang Jemima bersuara “Itu Pak, orang yang bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain…seperti hantu, Pak! Berarti mereka Special Dong Pak?”
“Jemima, betul mereka itu special… benar mereka dianugrahi indra yang lebih dari orang-orang pada umumnya… tapi pada dasarnya setiap orang itu dianugrahi indra ke 6 dimana setiap orang bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain…bukan hantu atau cerita-cerita mistis lainnya melainkan Rasa dan Firasat dan itu adanya di hati masing-masing manusia. Entah manusia memperlakukan keduanya seperti apa, memupuknya atau mengenyahkannya, atau bisa juga membuat hal itu menjadi negative dan menggrogoti kebaikanmu..atau positif yang bisa membuat kamu dewasa”
*TEtttttt…Tetttt…Tettt* Bel Pulang Sekolah berbunyi
Pak ares akhirnya menutup pelajarannya pada Senin siang ini….
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Enam
Angka genap
Enam
Angka Ganjil
Jika dibalik…..
          @SmoothCappuccino

Semarang, 15 April 2013, 1:21 PM
Ost. Midnight –AdhitiaSofyan-
PS: Terkadang kalau sedang begini…
rasanya ingin pulang ke rumah…
menyepi dipeluk sang ibu
tapi sekarang rumah…
tidak seperti ketika aku pulang…
.hawanya asing dan aneh,
BTW, Kangen Mengajar Lagi!!! Selamat Pulang sekolah Nak!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar