Gemuruh suara guntur
Memecah malam
Menjadikan hati
Berdegup redam
Dar…der…dorrr…
Seperti hati
Ketika jatuh cinta…
@PeacockCafé
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tapi
taukah kalian…. Ternyata jatuh cinta juga banyak macamnya….
Eitsss!!!!
Hari ini Saya nggak bakal bahas macam-macam jatuh cinta versi cabe-cabean
Atau
versi 17 tahun-nan…. #catet
Kali
ini saya mau bahas apa aja sih roller coaster jatuh cinta in early or late 22
----------------------------------------------
Jatuh cinta diusia 22 ?
Tidak salah?
Kan seharusnya situ
sudah menikah,
dan punya satu orang anak?
---------------------------------------------------------
Yes!
Itulah yang sering di dengar dari
telinga tetangga….
Tapi di keluarga saya….
means keluarga (besar) kedua orang tua saya rata-rata menikah diusia 25 bahkan
30 lebih buat yang cowok! Jadi gak aneh kan, peristiwa itu! Apalagi sekarang kebutuhan
makin lama orang menilai dari tingkat ‘satisfied.’ Karena dipikir-pikir tingkat
‘satisfied’ itu juga mahal. Satu contoh, situ ‘satisfied’ karena udah bisa
hamil(saya bakal juga sih!)…terus kan bakal ke dokter…teruskan makin gede….terus
baju juga harus milih makin longgar lagi….dan kalau semua itu terpenuhi kan ‘satisfied’
dan itu semua kan perlu namanya penyesuaian hidup dan pilihan situ.
Sama hal-nya dengan
jatuh cinta, terserah mau ngejalaninnya yang mana dengan versi apa toh pada
intinya umur sekarang sudah 22 tahun. Dulu ketika kecil saya melihat ibu dan
berpikir nanti ketika saya sudah dewasa saya ingin jadi seperti ibu. Muda,
mandiri dan sibuk…..tapi nyatanya? Feels young sih iya tapi kalau waktu-waktu
tertentu saja –red(maen). Mandiri? Saking mandirinya kadang lupa kalau bengkel
itu tempatnya pria… sibuk? Sangat…. Madsudnya sangat available kalau main dan ‘mbribik’
after work….
Yes! ‘Mbribik’ kata
inilah yang sering saya gunakan…mungkin masih banyak yang tak tahu artinya,
tapi dikalangan anak-anak jogja sudah tak asing lagi. Mribik itu kalau saya
bilang sih semacam open relationshit, bukan HTS juga bukan TTM dan bukan modus
hanya saja kata lain dari PDKT tanpa komitmen…
Seru? Kadang sih iya
karena kayak roller coaster hati, tapi kadang juga anjing, karena banyak
sekali yang salah tangkap mengartikan menjadi PHP atau hanya main-main saja.
For your information, saya kayaknya udah agak aneh jika diumur segini masih
perlu pengabsahan situ pacar saya situ mantan saya. Tapi balik lagi yah! Itu sih
cuman perspektif saya yang kata temen-temen terlalu ke barat-baratan ataupun
terlalu jadi cewek anjing di 500 days of summer.
Tapi menurut saya sih
nggak yah! Karena buat saya sih oke-oke saja kalau mau samen leven atau tinggal
seatap toh banyak teman luar negeri saya yang setuju juga akan itu, soalnya
kalau di luar negeri mereka sih kalau sudah komitmen mandiri ya harus dan kudu punya tempat
tinggal sendiri a.k.a apartemen yang memang harga sewanya gak murah juga. Kalau
kita gak share sama teman dekat atau orang yang sama-sama ingin membangun
kemandirian. Berat diongkos bro! apalagi kerjaan disana juga sama susahnya
disini. Sama halnya kita lah, yang sudah bilang ke orang tua mau melepaskan
diri versi ekonomi walaupun belum bener-bener 100% lah, ongkos tempat tinggal
saja udah naik dari bu kost!
Dan karena memang
rata-rata diumur segini wanita itu menginginkan harapan yang sebelum-sebelumnya
belum diraih. Jadilah, wanita yang dulu cita-citanya ingin membangun mimpinya
dari bawah… diumur segini dia ada dipertengahan…belum sukses-sukses amat sih….tapi
banyak yang kariernya sudah mulai
terbangun.
Wanita yang dulunya
menginginkan membangun keluarga samara, jadilah ia istri dari seseorang yang
sangat ia cintai. Wanita yang dulunya mendambakan rumah dan anak, jadilah ia
ibu muda yang cantik dengan bisnis rumahan yang dirintisnya.
Wanita yang dulunya
suka keluar rumah dan bertemu orang-orang baru. Jadilah ia seorang interpreter
yang handal, mendampingi orang-orang menyampaikan visi-misi yang terbangun
lewat dunia global.
Saya wanita seperti
apa?
Hahhahahahahahahahahahahahaha………………….
Sederhana kok,
Yang pasti saya nggak
mau saja jatuh cinta yang asal jatuh cinta
Tidak mau Mbribik yang
asal mbribik….
Tidak mau yang ‘satisfied’
tetapi tidak ada nilai ‘satisfied’
Tapi apapun itu ya….itu
pilihan situ…
kalau ada yang nyibir
atau gak setuju…gak ngaruh juga kan!
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Hujan mereda
Membawa dingin dan bajir
Ada renda
Merah yang anjir
@PeacockCafe
Semarang, May 28, 2014,12:09 AM
OST. Destiny –Homogenic-
PS: Sugeng ambal warsa dumateng
abangku seorang! Semoga sehat
selalu
Keep going dan tutup kuping!

yang ini inspirasi bgt si ga miss, tp cukup mirip lah apa yg kamu rasakan ktika tetangga, teman, tanya kapan nikah???
BalasHapusudh 22 lhoo ^^, so simple but "samplokable" :D
karena emang membahas percintaan di umur 22 itu rumit..... sudah mulai ada tanda petik 'bebet dan bobot' klo bibit jaman sekarang masih stereotyping g ya di Negara kita? hahahahahahaha :D
BalasHapus