3.03.2015

TRANSIT OF VENUS



Daun tumbuh
atas cabangnya
mengelayut teduh
mengundang rindang
      @KamarKost52
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“So, Mars. Can you describe about a clown?”
“Yes, I can. Hmmmm.....  clown have a red nose, fate, rainbow hair, clumsy face, and sometime clown do the silly things. Isn’t it?
--------------------------------------------------------------------------




Itulah sepenggal percakapan saya dengan Mars. Seorang gadis kecil berumur 10 tahun. Seorang murid kelas 5 SD yang tahun kemarin lompat kelas.  Namanya bukan Mars sih! Tapi ia selalu suka dengan planet itu. Maka, saya panggil ia Mars karena  tiap kali saya datang untuk mengajarinya mata pelajaran,  hal pertama yang dceritakan adalah fakta-fakta Mars. Ia sungguh terkesima tentang semua hal tentang Mars. Lucunya, jika ia begitu suka Mars saya begitu mendamba Venus. Ia bertanya kenapa. Mars, planet itulah yang paling setia.
“Setia?” tanyanya sok serius.
“Ya! Have you ever seen look the sky when the dawn”
“Nope!”
“So, sometime wake up around four am or exact after the sun go down in twilight and look at the sky. You will find moon and the blink one. Maybe you will say that’s star, but the truth it was not a star and the blink not twinkled. That planet companies the moon in the silent world. That’s Venus”
“........” Mars ternganga melihat saya menerangkan klenik-klenik astronomi.
“Hahahaha.... miss kepanjangan ya neranginnya”saya tersenyum menatapnya
“No, miss! I understood clearly. It so romantic, but I am hardly to wake up in that time”
“Simple....Little Mars! You can goggled it. Apa guna hayo punya tablet mahal kayak gitu”
“Hehehe... Iya miss. However, is that the reason only?
“Not only that. I have more reason why I love Venus,......”
“So, GO ON!”
“Literally, Venus have the same carracteristic of earth but so difference”
“Loh! Yang namanya sama ya gak ada beda to miss....” Selanya
“Imagine. Are you same with your sister, Mars?”
“Sometime Yap! It because we born from same parents.”
“Nah! How’s your hobby?”  
“Definitely not!”
“That’s I mean. Makanya, Bumi dan Venus sering disebut planet saudara.”
“Terus apalagi miss?”
“Apalagi ya?”
“Oh ya! Can you guess how venus rotation?
“Ya! Kayak planet lainnya to miss.... berlawanan jarum jam.”

“Nope! This planet is special than other. Venus berotasi searah jarum jam.... makanya ketika fajar atau senja setelah matahari tenggelam You will find Venus in skies just for an hour or minutes.”
“WOW! It’s incredible!”
“Siapa dulu dong penciptanya!”
Ia tiba-tiba terdiam tak bergeming. Oh! Shit! Saya baru saja mengetuk pintu merah bagi Mars. Saya baru menyinggung hal yang seharusnya tak boleh saya singgung dan tidak menjadi urusan saya juga. Mars dan saya membicarakan banyak hal tentang alam, tata surya, melukis, dan banyak hal. Namun, ada satu hal yang perlu dan butuh kehati-hatian.
Bagi Mars semua makes sense di fikirannya. Tapi, ada satu yang sampai sekarang ia belum makes sense,  ini soal siapa penciptanya. Ia tahu kita diciptakan Tuhan. Hnya saja, ia belum sebegitu mengerti kenapa nama Tuhan banyak. Mengapa papanya ke gereja sedangkan nenek beserta ibu, ia dan kakaknya pergi ke masjid? Mengapa dirumah tidak tertempel benda-benda agamawi?
Mungkin, mars masih bingung. Dan saya yakin beberapa pembaca juga menatap aneh soal gambaran keluarga ini. Tidak buat saya ketika melihat figura foto keluarga mereka. Saya tidak tahu seharmonis apakah mereka, yang saya tahu ada respect yang begitu besar antar anggota keluarga. Contohnya saja Mars, gadis kecil kelas 5 SD sanggup mempertanyakan itu semua? Maka, kebebasan dan rasa respect sudah ada dalam keluarga.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Akar merambat, mengkokohkan batang
Batang menjaga daun tumbuh
Daun lebat, ridang tercipta
              @KamarKost52
Semarang, 3 March 2015, 01.00 PM
OST. Yang Tetap Dan Berganti (Waktu)
-Gardika Gigih Pradipta-
PS: Cintailah keluargamu
Bagaimanapun orang memandangya.
(PO! Wong liyan kie bayar lisrike keluargamu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar