Daun tumbuh
atas cabangnya
mengelayut teduh
mengundang rindang
@KamarKost52
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“So, Mars. Can you describe about a clown?”
“Yes, I can. Hmmmm..... clown have a red nose, fate, rainbow hair,
clumsy face, and sometime clown do the silly things. Isn’t it?
--------------------------------------------------------------------------
Itulah
sepenggal percakapan saya dengan Mars. Seorang gadis kecil berumur 10 tahun. Seorang
murid kelas 5 SD yang tahun kemarin lompat kelas. Namanya bukan Mars sih! Tapi ia selalu suka
dengan planet itu. Maka, saya panggil ia Mars karena tiap kali saya datang untuk mengajarinya mata
pelajaran, hal pertama yang dceritakan
adalah fakta-fakta Mars. Ia sungguh terkesima tentang semua hal tentang Mars.
Lucunya, jika ia begitu suka Mars saya begitu mendamba Venus. Ia bertanya
kenapa. Mars, planet itulah yang paling setia.
“Setia?” tanyanya sok serius.
“Ya! Have you ever seen look the sky when the dawn”
“Nope!”
“So, sometime wake up around four am or exact after the sun go
down in twilight and look at the sky. You will find moon and the blink one.
Maybe you
will say that’s star,
but the truth it was not a star and the blink not twinkled. That planet
companies the moon in the silent world. That’s Venus”
“........” Mars ternganga melihat saya menerangkan
klenik-klenik astronomi.
“Hahahaha.... miss kepanjangan ya neranginnya”saya
tersenyum menatapnya
“No, miss! I understood clearly. It so romantic, but
I am hardly to wake up in that time”
“Simple....Little Mars! You can goggled it. Apa guna
hayo punya tablet mahal kayak gitu”
“Hehehe... Iya miss. However, is that the reason only?
“Not only that. I have more reason why I love
Venus,......”
“So, GO ON!”
“Literally, Venus have the same carracteristic of
earth but so difference”
“Loh! Yang namanya sama ya gak ada beda to miss....”
Selanya
“Imagine. Are you same with your sister, Mars?”
“Sometime Yap! It because we born from same parents.”
“Nah! How’s
your hobby?”
“Definitely not!”
“That’s I mean. Makanya, Bumi dan Venus sering disebut planet
saudara.”
“Terus apalagi miss?”
“Apalagi ya?”
“Oh ya! Can you guess how venus rotation?
“Ya! Kayak planet lainnya to miss.... berlawanan jarum
jam.”
“Nope! This planet is special than other. Venus berotasi
searah jarum jam.... makanya ketika fajar atau senja setelah matahari tenggelam
You will find Venus in skies just for an hour or minutes.”
“WOW! It’s incredible!”
“Siapa dulu dong penciptanya!”
Ia
tiba-tiba terdiam tak bergeming. Oh! Shit! Saya baru saja mengetuk pintu merah
bagi Mars. Saya baru menyinggung hal yang seharusnya tak boleh saya singgung
dan tidak menjadi urusan saya juga. Mars dan saya membicarakan banyak hal
tentang alam, tata surya, melukis, dan banyak hal. Namun, ada satu hal yang
perlu dan butuh kehati-hatian.
Bagi
Mars semua makes sense di fikirannya. Tapi, ada satu yang sampai sekarang ia
belum makes sense, ini soal siapa
penciptanya. Ia tahu kita diciptakan Tuhan. Hnya saja, ia belum sebegitu
mengerti kenapa nama Tuhan banyak. Mengapa papanya ke gereja sedangkan nenek beserta
ibu, ia dan kakaknya pergi ke masjid? Mengapa dirumah tidak tertempel
benda-benda agamawi?
Mungkin,
mars masih bingung. Dan saya yakin beberapa pembaca juga menatap aneh soal
gambaran keluarga ini. Tidak buat saya ketika melihat figura foto keluarga
mereka. Saya tidak tahu seharmonis apakah mereka, yang saya tahu ada respect
yang begitu besar antar anggota keluarga. Contohnya saja Mars, gadis kecil
kelas 5 SD sanggup mempertanyakan itu semua? Maka, kebebasan dan rasa respect sudah
ada dalam keluarga.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Akar merambat, mengkokohkan batang
Batang menjaga daun tumbuh
Daun lebat, ridang tercipta
@KamarKost52
Semarang, 3 March 2015, 01.00 PM
OST. Yang Tetap Dan Berganti
(Waktu)
-Gardika Gigih Pradipta-
PS: Cintailah keluargamu
Bagaimanapun orang memandangya.
(PO! Wong liyan kie bayar
lisrike keluargamu)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar