Scars
Scars on your soul
scars on your skin;
Some on the outside
some are with in;
Some have story,
some are unwritten;
Some you can see
but most are quiet hidden;
E.P
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Ndok,
pilih klambi sing lengene sepertiga wae…..”
“Lha,
punapa to buk’ne?”
“Kamu
kan gek duwe tatu nang sikut…..
nek
lengene cekak, tatune ketok. Ora elok dideleng”
“Tatu
sing agawe Gusti….. lha punapa di delekke buk’ne?”
---------------------------------------------------------------------------------------------------
“Ndok, pilih baju yang lengannya
sepertiga saja”
“Lha, kenapa buk’ne?”
“Kamu kan lagi punya bekas luka di
siku lengan…..
kalau lengan bajunya pendek, bekas
luka akan kelihatan. Tidak baik dilihat”
“Bekas luka yang buat Tuhan…. Lha
kenapa di sembunyikan buk’ne?
Itulah
sekelumit percakapan saya dengan ibu tentang bekas luka. Luka. Siapa sih yang
tak pernah terluka. Laki, perempuan, tua, muda, ibu, bapak, anak, pasangan dan
kamu pasti pernah terluka. Kecil, besar, membekas, atau tidak luka tetap
meninggalkan cerita. Sekecil apapun pasti akan teringat bagaimana luka itu
terbentuk.
![]() |
| Title: After the rain |
Saya
mempunyai bekas luka di siku lengan tangan sebelah kanan. Kenapa? It was so
short story….. karena tidak hati-hati saya mental di jalan beraspal
mengakibatkan beberapa bagian tubuh lecet dan terluka. Bersyukur karena hanya
dua hari bedrest dan satu bulan penyembuhan. Sudahlah! It was so last year…… maybe it
because I’m not good enough to ride. Biasa! Saya lebih suka naik angkot atau
shelter bus ketimbang harus naik sepeda motor, yang pasti kini ada bekas luka
di lengan kanan saya yang susah sekali hilang. Definitely, it was not pain but
only I get a black pole skin.
Dan
satu kali lagi seseorang berbisik pada saya jika orang punya luka itu harus
pintar-pintar disembunyikan. Jika tidak kita akan malu dibuatnya. Benarkah?
Jika iya…. Kenapa? Malu dengan siapa? Apa salahnya Luka? Lha kok, rasa-rasanya enteng
sekali berucap. Teori dari mana?
Terkadang
orang suka meletakkan teori seenak jidatnya sendiri ya. Saya bukan marah tapi
saya membela. Gampang saja jika lukanya berada di siku lengan atau bagian tubuh
lainnya yang secara harafiahnya dapat ditutupi dengan selembar kain atau bentuk
apapun. Tapi, bagaimana jika luka tepat berada di hati dan mental seseorang?
Do
you think it easy to pretend? I don’t think so. When you snap a scar onto heart,
the scar will grow as much as yours. It will be following your mentality.
Sekecil apapun luka itu, luka yang tertanam akan tinggal dan mempengaruhi. Dan
untuk hal ini kamu tidak bisa menjalankan teori luka itu harus dsembunyikan.
Tick…tock….tick….tock….dickory
dock! The clock is always ticking. Jika dibiarkan bersembunyi dia akan hanya
sebagai bom waktu saja. Dan pada akhirnya, merubah segala pandangan hidup
karena sang luka. Till crying is useless……
I
don’t want it, I want dare it……..
but,
I’m not brave it……..
collecting
all my brave….. it’s not easy
I
know, I don’t want to be sorrow….
messy….reckless……
So,
I start with happiness…..
acceptable….
calmness…. And simply to love
Till
I’m ready to say it……..
If
I………………………………………………………………….
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tatu
Tatu…….
Ia menyapaku …..
Sang teman
yang kini dipeluku
@Kunang2Merah
Semarang, 2 May
2015, 01.01 am
OST. LURUH HUJAN by
Gardika GP
PS; Mencintai….Memaafkan….Menerima…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar